Talk Show "Sukses Membangun Karir"

Ikasuka Saintek bekerja sama dengan Fakultas Sains dan Teknologi UIN Sunan Kalijaga menggelar talk show "Sukses Membangun Karir" pada Senin, 13 November 2017. Kegiatan yang dihadiri para alumni Fakultas Sains dan Teknologi ini mengusung tema wirausaha. Tidak tanggung-tanggung, acara ini menghadirkan dua alumni yang sukses dalam bidang entrepreneurship, Muhammad Said dan Hafidz Nasrullah, serta pemateri dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi, Berkah Wicaksono. Acara ini dibuka secara resmi oleh Dekan Fakultas Sains dan Teknologi, Dr. Murtono dan dimoderatori oleh Trio Yonathan Teja Kusuma, alumni sekaligus dosen Teknik Industri. 

Pada sesi materi, Muhammad Said, S.T., selaku narasumber pertama sekaligus alumni Teknik Informatika UIN Sunan Kalijaga menyampaikan kiat-kiat menjadi sarjana yang sukses. “Intinya menjadi sarjana sukses dimulai sejak kita masih menjadi mahasiswa. Indikasinya dilihat dari apakah menguasai bidang studi-nya, waktu lulus, dan masa tunggu mendapat pekerjaan. Untuk  meraihnya  kita  perlu  tatap  masa  depan  anda  (impian), cintailah bidang studi anda, rajin dan disiplin dalam belajar (manajemen waktu), dokumentasi catatan kuliah, kuasai kompetensi inti dan penguatan, kembangkan softskill (ekstra-kurikuler), kembangkan persaingan yang sehat, serta perluas networking” papar beliau.
Pada sesi selanjutnya, Hafidz Nasrullah, penyaji kedua sekaligus mewakili alumni Teknik Industri UIN Sunan Kalijaga menyampaikan materi mengenai kewirausahaan. “Entrepreneur sejati menambah nilai dari suatu barang dari suatu yang tidak berharga menjadi berharga/bernilai dengan melakukan inovasi produk, pemasaran, dan proses. Seseorang yang mempunyai kemampuan melihat dan menilai peluang, me-manage sumber daya yang dibutuhkan serta mengambil tindakan yang tepat, guna memastikan sukses secara berkelanjutan disebut wirausahawan”, jelas beliau.
Beliau juga menjelaskan beberapa kita menumbuhkan mental wirausaha, antara lain melalui komitmen pribadi. “Jiwa wirausaha ditandai dengan adanya komitmen pribadi untuk dapat mandiri, mencapai sesuatu yang diinginkan, menghindari ketergantungan pada orang lain, agar lebih produktif dan untuk memaksimalkan potensi diri. Anda dapat memprogram ulang diri anda untuk sukses melalui deklarasi tertulis, bahwa pikiran perasaan, ucapan dan tindakan anda akan selalu diperbaiki ke arah yang lebih baik, buat 1 deklarasi setiap hari selama 1 bulan”, jelas baliau.
Sesi terakhir disampaikan oleh Bapak Berkah Wijaksono, S.E. dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Beliau menjelaskan mengenai pentingnya sertifikasi kompetensi untuk memenuhi tuntutan global dunia kerja saat ini. “Sertifikasi kompetensi kerja adalah proses pemberian sertifikasi kompetensi yang dilakukan secara sistematis dan obyektif melalui uji kompetensi yang mengacu kepada standar kompetensi kerja nasional Indonesia/dan atau internasional. Sertifikasi kompetensi berkaitan dengan kompetensi terkini dari pada pencapaian masa lalu. Harus diingat bahwa lembaga yang dapat menentukan sesorang bekerja atau tidak adalah industri. Badan Nasional Sertifikasi Profesi dan Lembaga Sertifikasi Profesi dalam posisi membantu industri untuk meyakinkan pihak pelanggannya bahwa mereka menggunakan tenaga kompeten. Industri juga mungkin menggunakan sistem sertifikasi lainnya dalam beroperasi”, jelas beliau.


Acara yang diikuti oleh 200 lebih alumni Fakultas Sains dan Teknologi ini berlangsung serius tapi terkesan santai. Peserta juga menanyakan hal-hal yang terkait dengan lika-liku dunia kerja, baik sebagai akademisi, praktisi, maupun entreprener. Beberapa pertanyaan pun dilontarkan oleh para mahasiswa dan dijawab dengan sangat baik oleh para narasumber.
Acara ini ditutup dengan penyerahan doorprize untuk beberapa peserta yang beruntung serta penyerahan akte notaris pendirian IKASUKA SAINTEK UIN Sunan Kalijaga. Di akhir acara, panitia dan pengurus IKASUKA SAINTEK UIN Sunan Kalijaga mengucapakan terima kasih yang sebesar-besarnya atas materi, wawasan, dan motivasi yang disampaikan oleh pemateri. Mudah-mudahan acara ini dapat ditindaklanjuti dalam bentuk yang lebih nyata. (Panitia)


0 comments:

Post a Comment

Powered by Blogger.